Meditasi senyum

Kagem sederek sedoyo, Masyarakat nusantara itu sangat terkenal dengan keramahtamahan dan murah senyumnya, inilah yang di namakan kesaktian yang sejatinya, bahwa senyum itu bukan sekedar tersungging di bibir/ wajah tapi senyuman yang dari dasar lubuk hati.images

Dan inilah rahasia kesaktian senyuman orang2 nusantara, yaitu meditasi usadha senyuman, cara mudah dan aman mewujudkan sehat, bahagia dan sejahtera.

Meditasi senyuman merupakan meditasi yang paling sederhana diantara meditasi yang ada, dapat di lakukan kapanpun, cukup beberapa menit atau selama mungkin dalam tiap kesempatan, dan siapapun dapat melakukan meditasi ini, walaupun sederhana tapi hasil manfaatnya luar biasa:

1.Duduk santai dan rileks, pejamkan mata, bernafas normal melalui hidung, pelan saja.

2.Tidak perlu konsentrasi, hanya rasakan udara yang masuk lewat dan keluar melalui hidung 9x.

3.Rasakan udara yang masuk terasa hangat, kesejukan memasuki diri bersama nafas yang dihirup, kemudian kehangatan keluar bersama nafas yang dihembuskan.

4.Sambil tetap merasakan kesejukan dan kehangatan sesuai irama nafas, rasakan perubahan yang terjadi pada diri!, anggota tubuh lebih rileks, pikiran terasa lebih tenang, Nikamatilah ketenangan ini.

5.Sekarang mari ekspressikan ketenangan dan rileksasi tsb dengan senyuman, (anda bisa memejamkan mata jika ingin) berusahalah tersenyum semanis mungkin. Begitu tersenyum rasakan ada kebahagiaan muncul dalam hati, teruslah tersenyum, karena semakin kita tersenyum, kebahagiaan akan semakin bertambah.

6.Bagikan kebahagiaan ini kepada setiap orang yang anda cintai, jumpai, (atau kepada orang yang tidak menyukai anda/ yang pernah melukai anda), dengan membayangkan wajah mereka satu persatu dan tersenyumlah kepada wajah-wajah tsb…

– ingatlah wajah ibu kandung anda, berikan senyuman manis pada wajah ini, senyuman tanda terima kasih, karena selain mengandung 9 bln dan melahirkan juga membesarkan anda tanpa pamrih, lalu wajah Ayah anda, Berusahalah agar anda selalu hormat kepada mereka berdua.

– ingatlah wajah anda yang berperan besar pada kehidupan anda, wajah kakek nenek anda dsb dst seperti istri, teman, anak anda, saudar/i ,tetangga, sahabat berikan mereka senyuman yang termanis. Minta maaf jika anda ada salah dan maafkanlah mereka jika mereka melakukan kesalahan, Ajaklah mereka menciptakan persatuan dan kesatuan dalam rumah dan lingkungan anda.

– anda boleh membayangkan bahwa anda duduk di hadapan mrajan/kuburan, tersenyumlah kepada tempat ini. Dimana roh-roh leluhur anda bersemayam. Sambil tersenyum doakanlah mereka agar mereka meraih ketenangan dan kedamaian dialam sana. –sekarang bayangkan bahwa anda sedang duduk ditempat yang agak tinggi, sehingga anda dapat melihat wilayah banjar/ pendopo/ tempat ibadah dsb. Berikan senyuman manis kepada wilayah ini dan orang/ masyarakat yang tinggal di wilayah tsb, senyuman cinta yang penuh kasih.

– bayangkan anda duduk lebih tinggi lagi, sehingga bisa melihat kota/ pulau/ negara atau benua dengan jelas, berikan senyuman kedamaian anda pada kota/ pulau/ negara dan semua orang / makhluk yang tinggal disitu yang sangat anda hormati dan kasihi.

7.Perlahan-lahan bukalah mata anda dan lenturkan/ renggangkan seluruh otot dari posisi duduk semula. Dengan ini meditasi senyuman telah selesai dan anda akan merasakan rileks yang luar biasa.

Anda juga bisa membayangkan seluruh anggota organ/ tubuh anda, tersenyumlah pada jantung, ginjal, usus, kaki, tangan, dst anda, berterima kasihlah karena mereka semua adalah ‘teman’ anda yang paling setia, berikan dia cinta dan senyuman penuh kebahagiaan dan rasa bersyukur. Apapun kondisi kesehatan mereka, tetaplah kasihani dan sayangilah mereka, mereka sejatinya adalah anggota (yang membentuk) badan anda sendiri,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: